Tuesday, 26 March 2013

Mau Tahu Isi Kokpit Mobil F1 ? Lihat ini...

Seri balapan formula 1 adalah salah satu olahraga yang penuh risiko. Mereka harus memacu mobil dengan kecepatan tinggi, mendengar instruksi tim konstruktor sampai memperhatikan arena. Oh ya, dan yang tak kalah perlu diperhatikan mereka harus mengemudikan mobil yang kompleks.

Pada ruang kemudi atau kokpit, begitu banyak instrumen. Nah, jika Anda ingin mengendarai mobil Formula One, pertama-tama Anda harus memerhatikan ruang kontrol di lingkar kemudi dari sebuah mobil baru McLaren MP4-28 ini.
Kokpit mobil F1 adalah tempat yang sederhana, kursi yang dibentuk sedemikian rupa, sabuk pengaman empat titik dan hampir seluruh bagiannya terbuat dari serat karbon. Semua tombol pengendalian dari mobil ultra-canggih dengan mesin bernilai miliaran rupiah ini ditempatkan di lingkar kemudinya, dan pembalap harus mengoperasikannya di kecepatan mendekati hampir 322km/jam, dengan mengenakan sarung tangan besar yang tahan api.
1. Tombol hijau 'N'
Mari kita mulai dengan yang mudah. Tombol hijau besar bertuliskan N merupakan petunjuk untuk netral. Kita mungkin pernah melihat ini semua dalam mobil kita, dan tombol itu sangat berguna bagi para pembalap F1 yang ingin kembali ke pit stop.

2. Tombol hijau '+10'
Tombol hijau ‘+10' digunakan oleh pembalap ketika ia melihat data dalam mobilnya, tombol tersebut bisa membuka 10 halaman sekaligus. Pasti ada banyak data di mobil itu.

3. Switch berwarna merah
Di pinggir kemudi, switch merah yang bisa diputar dan bertuliskan angka di atasnya adalah switch untuk transmisi mobil. Tombol ini memungkinkan pembalap menyesuaikan pengaturan transmisi mobil dengan cepat, menyesuaikan cengkeraman mobil dan menyesuaikan kekuatannya.

4. Lipstick merah
Ini bukanlah istilah teknis, namun tombol merah yang terlihat seperti lipstik sebenarnya adalah switch radio. Alat ini digunakan oleh pembalap untuk berbicara dengan rekannya di pit stop.

5. Tombol kuning bertuliskan ‘OT’
Pembahasan kita semakin menarik. Tombol kuning bertuliskan ‘OT’ merupakan tombol yang digunakan untuk meningkatkan kinerja mesin saat akan digunakan untuk menyalip pembalap lainnya. Tombol ini biasanya dioperasikan bersamaan dengan DRS dan KERS, kita akan membahas tombol itu nanti. OT merupakan kepanjangan dari ‘over take’.

6. Tombol putih bertuliskan 'X'
Kelihatannya mungkin tombol itu mempunyai fungsi yang canggih, tetapi sebenarnya tombol 'X' putih hanya berfungsi untuk menerima dan mengaktifkan halaman data pengemudi. Mengecewakan.
Sekarang kita berada di jantung kemudi F1.


1. Tombol hijau '+1'
Tombol ini memungkinkan pembalap membolak-balikan halaman data dashboard satu per satu.

2. Tombol kuning 'P'

Tombol ini adalah pit lane speed limiter. Dengan menekan tombol ini, maka kecepatan mobil akan merosot ke kecepatan 80km/jam untuk menghindari sanksi saat melaju di pit.

3. Switch berwarna hijau
Switch bertuliskan nomor ini digunakan untuk mengontrol Kinetic Energy Recovery System  (KERS). Tombol ini digunakan untuk menyimpan energi kinetik sebagai listrik dan dapat digunakan untuk kinerja ekstra pada mobil. Pembalap dapat menentukan berapa banyak energi yang disimpan mobil dengan tombol ini.

4. Tombol merah
Tombol ini digunakan untuk mengontrol Drag Reduction System. Sistem tersebut menggerakkan sayap belakang untuk mengurangi hambatan udara dan meningkatkan kecepatan pada lintasan lurus. Namun jangan lupa untuk mengembalikan sistem tersebut pada tikungan berikutnya atau dinding ban di pinggiran lintasan menanti.
 

Tombol kontrol lebih banyak di sisi kanan atas dari lingkar kemudi F1.



1. Tombol hijau '+1'
Tombol ini memungkinkan pembalap membolak-balikan halaman data dashboard satu per satu.
2. Tombol kuning 'P'
Tombol ini adalah pit lane speed limiter. Dengan menekan tombol ini, maka kecepatan mobil akan merosot ke kecepatan 80km/jam untuk menghindari sanksi saat melaju di pit.
3. Switch berwarna hijau
Switch bertuliskan nomor ini digunakan untuk mengontrol Kinetic Energy Recovery System  (KERS). Tombol ini digunakan untuk menyimpan energi kinetik sebagai listrik dan dapat digunakan untuk kinerja ekstra pada mobil. Pembalap dapat menentukan berapa banyak energi yang disimpan mobil dengan tombol ini.
4. Tombol merah
Tombol ini digunakan untuk mengontrol Drag Reduction System. Sistem tersebut menggerakkan sayap belakang untuk mengurangi hambatan udara dan meningkatkan kecepatan pada lintasan lurus. Namun jangan lupa untuk mengembalikan sistem tersebut pada tikungan berikutnya atau dinding ban di pinggiran lintasan menanti.


Sekarang kita ke sisi sebelah kanan bawah dari lingkar kemudi F1 McLaren.


1. Tombol biru bertuliskan 'confirm'
Tombol ini digunakan ketika suara bising mesin menghalangi pendengaran Anda saat berkomunikasi dengan rekan, karena kondisi saat itu sama seperti ketika Anda menangkis terjangan kamikaze 241km/jam dari Michael Schumacher. Menekan tombol itu dapat berarti bahwa pembalap telah menegaskan bahwa ia telah mendapat pesan tanpa harus bicara. Mungkin tombol tersebut bisa juga diberi label 'jangan sekarang'... atau sesuatu yang lain.

2. Tombol ‘drinks’
Mengendarai mobil F1 merupakan pekerjaan yang membuat haus dan tombol ini dapat melegakan dahaga para pembalap. Tombol itu dapat mengeluarkan air dalam hitungan sepermilidetik.

3. Tombol ban
Tombol besar yang tampak mengesankan di bagian bawah gambar ini adalah tombol untuk mengatur fungsi ban. Pembalap menyesuaikan tombol ini untuk memberitahu komputer ban apa yang dipasang pada mobil sehingga dapat mengubah penyetelan yang sesuai.




Bagian bawah kemudi MP4-28 relatif kecil di kiri bawah dan memiliki fungsi sebagai berikut.
1. Tombol ungu
Tombol ungu di bagian kiri bawah kemudi terlihat cukup berbahaya tapi ini merupakan tombol multifungsi dan mengatur lebih dari 50 penyetelan yang berbeda di mobil. Mulai dari layar pada dashboard hingga parameter mesin.
2. Logo Mercedes-Benz
Tombol ini mengingatkan pembalap McLaren tentang siapa yang membuat mesin mobil mereka.
Bagaimana, sudah cukup tahu, kan. Apakah itu semua cukup dan selesai dibahas? Harus berpikir dua kali, karena masih banyak lagi di belakang.

Keluar dari pandangan di belakang kemudi, pembalap masih memiliki paddle shifters untuk mengubah transmisi, tombol itulah yang memberikan dorongan tenaga KERS dan kopling, walaupun hanya digunakan untuk menyalakan mobil.



10 Inovator Muda yang Brilian

Yang muda yang berkarya. Kalimat itu sepertinya tepat ditujukan kepada anak-anak usia muda, namun mampu mengundang decak kagum dunia dengan berbagai karya dan prestasi yang dihadirkan.

Mengapa dikatakan tergolong muda, karena memang para technocrats ini usianya tidak lebih dari 15 tahun. Dilansir mashable, berikut adalah 10 Inovator Cilik di Dunia dari usia tujuh sampai dengan 15 tahun, mulai dari game sampai aplikasi anti intimidasi, yang mereka ciptakan, dan berhasil membuat mata dunia terperangah dibuatnya.



1. Nick D’Aloisio
mybroadband.co.za 
Di usianya yang baru 15 tahun, Nick D’Aloisio menciptakan TRIMIT yaitu sebuah aplikasi iOS yang dapat meringkas konten web agar lebih singkat untuk digunakan di berbagai media sosial seperti Twitter, Facebook, dan Tumblr.

Fast Company menarik D’Aloisio selama satu bulan untuk mengembangkan penelitian mengenai aplikasi alogaritma. Biasanya jenis penelitian yang memakan jutaan dolar ini dilakukan untuk program Magister (S2) dan Doktoral (S3).


2. Thomas Suarez
howtosoflife.blogspot.com
Ilmuwan berusia 12 tahun ini mengaku, saat ini banyak anak-anak yang tidak hanya senang bermain game, tetapi mereka juga senang menciptakan gam untuk mereka sendiri.

Itulah, yang selama ini kerap dilakukan Suerez. Bukan hanya itu, ia juga mendirikan perusahaannya sendiri, Carrot Corp dan sudah menciptakan beberapa aplikasi iOS. Salah satu diantaranya adalah Earth Fortune, yang hanya menampilkan warna yang berbeda dari planet berdasarkan keberuntungan pemain.

Aplikasi ciptaannya yang paling sukses yaitu game yang menampilkan artis Justin Bieber di pertandingan Whac-a-Mole. Berkat kreativitasnya, ia memenangkan Tribeca Disruptive Innovation Award pada 2012 lalu.



3. Aaron Sonson, Satwant Singh, dan Gregory Paczkowski
 Ilustrasi / www.guardian.co.uk 
Ketiga remaja ini menciptakan aplikasi “Stop & Go” yaitu aplikasi yang memungkinkan remaja untuk menceritakan pengalamannya yang pernah ditilang oleh polisi, menemukan informasi yang diperlukan tentang hak-hak merekam dan memungkinkan pengguna untuk memetakan pencarian yang mereka butuhkan.

Ide aplikasi ini berawal dari masing-masing remaja asal London ini yang pernah ditilang berkali-kali dan digeledah polisi. Mereka mengatakan di situsnya bahwa mereka menciptakan “Stop & Go” dengan harapan membawa transparansi dan keadilan dalam prosedur tersebut.



4. Steven Gonzalez Jr.
 
Ketika berusia 12 tahun Steven Gonzalez Jr. didiagnosis terkena penyakit Leukimia Myelogenous akut, yaitu salah satu penyakit kanker yang jarang mematikan. Dokter mengatakan bahwa ia hanya memiliki kesempatan hidup sebesar 2 persen. Tetapi, ia bisa mematahkan diagnosa dokter dan selamat, meskipun sistem kekebalan tubuhnya saat itu lemah. Sehingga memaksanya masuk ke dalam ruang isolasi selama 100 hari.

Setelah Gonzalez sembuh, ia ingin membantu pasien kanker lain seusianya, sehingga ia menciptakan game “Play Against Cancer”. Dalam game tersebut, pemain menghancurkan sel kanker yang digambarkan dengan hantu berwarna hijau. Selain itu, ia juga mengembangkan “The Survivor Games”, yaitu jaringan sosial dan komunitas online pasien kanker remaja.



5. Team 2 (Res-Q)
Aplikasi “Stop & Go” bukan hanya menjadi ide inovatif, tetapi juga menginspirasi Tim 2-the-Res-Q yang terdiri dari empat gadis remaja berusia 14 tahun. Mereka mengembangan “CyberMentors” yaitu aplikasi anti kekerasan yang berfokus kepada anak-anak muda untuk membangun harga diri dan meningkatkan keselamatan mereka yang menjadi korban kekerasan.

CyberMentors mencakup fitur pesan pribadi yang memungkinkan pengguna dapat berbicara dengan CyberMentor langsung mengenai pengalaman tentang kekerasan yang dialaminya.

Tim ini bekerja sama dengan Fuerte International yang merupakan sebuah lembaga produksi ponsel berbasis di London, untuk dapat mengembangkan aplikasi ini. CyberMentors tersedia di Google Play dan platform berbasis web sosial.



6. Daniel Chao
Tahun lalu, saat Daniel Chao duduk di kelas lima SD dan berusia 10 tahun, ia menemukan aplikasi yang dapat mencatat berapa banyak bacaan yang sudah dilakukan dalam satu bulan terakhir.

Oleh karena itu aplikasinya dinamakan iRead Monthly yang memungkinkan siswa dengan meng-klik tanggal tertentu dan masukkan berapa menit yang ia gunakan untuk membaca hari itu. Pada akhir bulan, siswa dapat mengirimkan laporan tersebut melalui e-mail ke guru mereka.

Chao mengemukakan kepada CBS Denver bahwa ia bangga dan senang aplikasinya tersebut diterima oleh Apple meskipun usiany masih sangat muda.



7. Zora Ball
 www.heavy.com
Di usianya yang baru tujuh tahun, Zora Ball termasuk orang termuda untuk mengembangkan aplikasi mobile game. Saat itu ia ikut berpartisipasi sebagai salah satu peserta bahasa pemrograman di University of Pennsylvania's FATE Bootstrap Expo pada Desember 2012 untuk kategori usia 12 sampai 16 tahun.

Menurut Tribune Philadelphia, programmer kelas pertama akan mampu mengkonfigurasi ulang aplikasi yang telah dibuatnya dan Zora berhasil sehingga membuktikan bahwa ia melakukan semua pekerjaan itu sendiri.



8. Lim Ding Wen
www.geek.com
Pada 2009, ketika programmer asal Singapura berusia Sembilan tahun, Lim Ding Wen membuat aplikasi lukisan virtual untuk dinikmati oleh adik-adiknya. Aplikasi ini dinamakan Doodle Kids dan telah mendapat persetujuan dari Apple. Doodle Kids menggunakan gerakan sederhana yaitu meniru gambar yang sudah ada.

Lim yang sudah fasih dalam enam bahasa pemrograman telah menyelesaikan puluhan proyek. Pada Agustus 2012, ia mengerjakan dua proyek baru, termasuk pertandingan 3D pertamanya.



9. Zach Marks
www.thehollywoodgossip.com
Ketika Zach Marks masih berusia 11 tahun, meminta didaftarkan Facebook dengan menggunakan umur orangtuanya. Karena Facebook memiliki batasan usia minimal 13 tahun. Setelah orangtuanya memarahinya, ia pun memutuskan untuk menciptakan jejaring sosial sendiri yang aman bagi anak seusianya disebut Grom Social.

Pada Desember 2012, USA Today melaporkan, situs Marks tersebut dilihat oleh 2000 pengunjung dengan sekitar 6000 halaman tampilan setiap harinya. Ini cukup mengesankan, mengingat Groom Social awalnya hanya dikenal dari mulut ke mulut saja.

Groom Social memiliki fitur yang berbeda, seperti “Gaming”, “Entertainment”, dan “Health & Fitness” serta memiliki forum yang berisikan anti terhadap kekerasan, penyalah gunaan obat-obatan, dan rokok.



10. Santiago Gonzalez
Di usianya yang saat itu baru 14 tahun, Santiago Gonzalez sudah menciptakan 15 aplikasi iOS yang menarik, termasuk game edukatif. Puzzle Slide Super, misalnya, yang memungkinkan pengguna mengatur ulang potongan foto pilihannya yang tercecer.

Selain itu, memungkinkan pengguna dapat bermain dengan teman dengan menggunakan “built-in voice chat”. Ada juga Space - Solar System, yang memungkinkan pengguna belajar lebih banyak lagi tentang tata surya.

Kejeniusan Gonzalez tidak hanya pada aplikasi yang ia ciptakan itu saja, tetapi juga pada bidang akademik. Di usianya yang baru menginjak 16 tahun ia sudah lulus kuliah. Bahkan ketika usia 17 tahun, ia mendapat gelar Master dalam ilmu komputer. Mengagumkan.

Friday, 15 March 2013

Mantap, Sekarang Ada Skuter Lipat...

Jalanan yang selalu macet, lahan parkir makin susah, belum lagi ancaman banjir di kota-kota besar, mungkin harus melirik inovasi terbaru ini: Skuter Lipat.

Antro, grup pengembang sarana transportasi pribadi non-profit yang ramah lingkungan dari Hungaria, memperkenalkan Moveo, sebuah skuter listrik yang menjanjikan solusi atas semakin sempitnya lahan parkir di kota-kota besar.

 
 
 
Keunggulan Moveo adalah bisa dilipat menjadi berbentuk seperti koper. Bayangkan ketika kamu pergi ke kantor, parkiran penuh, kamu tinggal lipat kendaraanmu dan menentengnya ke ruang kerja seperti koper. Tak perlu takut ada oli yang bocor dan bos marah-marah karena kepeleset, karena desain dalaman motor ini dibuat tertutup dengan sempurna. Buat para wanita juga tidak perlu menahan gengsi, karena desain eksterior motor tampak ini cukup elegan.

Di jalanan, Moveo mampu melaju hingga batas kecepatan maksimal 45 km/jam. Dilihat dari tenaganya, motor ini memang bukan ditujukan untuk memfasilitasi perjalanan jauh, ngetrek, apalagi mudik. Tapi buat warga kota sibuk seperti Jakarta yang berhadapan dengan kemacetan secara rutin, kendaraan portabel seperti ini mungkin akan sangat berguna.

 
 
 
Tapi meskipun secara portabilitas cukup menjanjikan, bukan berarti skuter yang rencananya dibandrol dengan harga sekitar $3600-$4600 ini tak punya kekurangan lho. Kelemahan pertama adalah berat. Dengan berat sebesar 25 kg, tentunya menenteng koper ini menjadi sebuah tantangan tersendiri.

Untungnya dalam bentuk koper, Moveo masih mempunyai roda sehingga memudahkan untuk diseret. Kedua, bertenaga listrik, yang sumber tenaganya sendiri belum difasilitasi secara memadai di negara kita.

Buat kamu yang ingin menjajal bagaimana rasanya menunggangi Moveo, harap bersabar. Antro baru berencana untuk memproduksi Moveo secara masal tahun depan dengan jumlah produksi awal sebanyak 4.000 unit. Perusahaan itu juga melihat kemungkinan potensial untuk meningkatkan jumlah produksinya hingga 15.000 unit per tahun.

Mau Tahu Observatorium Terbesar di Dunia?

Inilah observatorium terbesar di dunia, yang diberi nama ALMA ((Atacama Large Millimeter/Submillimeter Array). Diresmikan pada Rabu (13/03/2013).
 
Berdiri di ketinggian 5000 meter dari permukaan laut, Chajnantor plateau (dataran tinggi Chjnantor), Chili. ALMA dilengkapi dengan 66 teleskop radio berbentuk antena besar yang memiliki diameter tujuh hingga 12 meter.
 
"Ini merupakan tonggak karena menjadi proyek observatorium terbesar yang pernah terwujud di dunia," kata seorang astronom ALMA, Giani Marconi.

Proyek diharapkan menyediakan informasi yang tidak tersedia sebelumnya yang mungkin membantu para ilmuwan untuk memahami asal-usul alam semesta. Para ilmuwan berharap meneliti gas dan debu yang membentuk bintang dan galaksi.

Giani Marconi mengatakan hal yang menjadikan ALMA spesial adalah di tempat tersebut hampir tidak ada uap.

"Hampir tidak ada uap sama sekali sehingga radiasi yang berasal dari objek angkasa, dari galaksi dan bintang, datang tanpa masalah, tidak diserap oleh atmosfir sendiri," tutur Marconi.

Pembangunan proyek memakan waktu lebih dari 10 tahun dan diperkirakan menekan biaya sebasar US$1,3 miliar, dan mendapat suntikan dana dari Cile, Amerika Serikat, Eropa, Kanada dan Jepang.
 






 
Sumber:
memobee
Foto: Reuters.com dan sumber lain

Wednesday, 13 March 2013

Apakah Warna Sesungguhnya Matahari?

Bila dilihat dengan mata telanjang, apakah warna matahari? Kuning dan jingga. Demikian mungkin jawaban mayoritas. Pada faktanya matahari memancarkan sinar nya dalam semua warna, namun karena kuning adalah panjang gelombang yang paling terang dari matahari, maka warna kuninglah yang terlihat mata telanjang.

Jadi, sebenarnya matahari penuh warna bila diamati sesuai panjang gelombangnya masing-masing. NASA memiliki instrumen yang telah dibuat khusus untuk mengamati matahari, baik yang ada di bumi maupun yang berada di luar angkasa dapat menangkap cahaya matahari dalam berbagai panjang gelombang yang berbeda.

 
 
 
Panjang gelombang yang berbeda memberikan informasi tentang komponen yang berbeda-beda pula di permukaan dan di atmosfir matahari, sehingga dengan menggunakan tekhnik perbedaan panjanga gelombang ini, ilmuwan dapat mempelajari bintang kita yang selalu berubah-ubah dengan konstan setiap waktunya .

Sebagai contoh Sinar kuning kehijauan (5500 Angstroms), umumnya berasal dari material yang memiliki kisaran panasn sekitar 5.700 derajat C.

Sinar ultraviolet (94 Angstroms) berasal dari atom-atom yang panasnya mencapai 6.300.000 derajat C dan merupakan panjang gelombang yang dapat kita gunakan untuk melihat lidah api atau prominensa.

Dengan mempelajari gambar-gambar dari matahari dalam berbagai macam panjang gelombang, ilmuwan dapat mempelajari sekaligus mengenali bagaimana partikel dan panas bergerak di atmosfer matahari.

Beberapa contoh teleskop luar angkasa yang digunakan untuk mengamati matahari adalah SDO (Solar Dynamic Observatory), STEREO (Solar Terrestrial Relation Observatory) dan SOHO (ESA/NASA Solar and Heliospheric Observatory)

"Cahaya merupakan salah satu contoh gelombang elektromagnetik. Sebuah cahaya yang memancar kemudian menerangi ruangan sekitar kita pada dasar nya disebabkan akibat panjang gelombang cahaya yang dipancarkan diterima oleh mata kita. Namun pada saat panjang gelombang tidak sepanjang yang mata manusia mampu menjangkaunya, maka mata manusia tidak akan dapat melihatnya."

Teleskop matahari memberikan kita informasi tentang panjang gelombang dalam dua langkah. Instrumen tertentu yang akrab dikenal dengan spektrometer berfungsi mengamati banyak panjang gelombang secara berkesinambungan dan mampu menghitung berapa panjang gelombang dari sinar yang tersedia.

Dengan Hal ini maka dapat membantu menciptakan sebuah pemahaman gabungan tentang jarak suhu berapa yang diperlihatkan oleh material di sekeliling matahari. Spektrograf tidak menghasilkan gambar seperti pada umumnya melainkan menghasilkan grafik yang mengkategorikan jumlah dari tiap-tiap gelombang.

Instrumen yang menghasilkan gambar konvensional dari matahari dan hanya terfokus pada sinar di satu panjang gelombang tertentu, terkadang tidak dapat memberikan informasi yang relatif kuat.

 
 
 
Ilmuwan SDO memilih 10 panjang gelombang yang berbeda untuk diamati melalui instrumen AIA (Atmospheric Imaging Assembly). Tiap panjang gelombang secara garis besar berdasarkan satu, atau mungkin dua tipe ion. Tiap panjang gelombang telah dipilih untuk menandai bagian tertentu dari atmosfer matahari.

Mulai dari permukaan matahari ke luar, panjang gelombang yang teleskop SDO amati diukur dalam satuan Angstrom:

1. 4500: Menunjukkan permukaan matahari atau fotosfer.

 
2. 1700: Menunjukkan permukaan matahari, termasuk lapisan atmosfer matahari yang disebut kromosfer, yang terletak tepat di atasnya fotosfer dan dimana suhu mulai meningkat.
 
3. 1600: Menunjukkan campuran antara fotosfer bagian atas dan apa yang disebut sebagai daerah transisi (peralihan), sebuah daerah antara kromosfer dan bagian teratas lapisan atmosfer matahari yang disebut korona. Daerah transisi adalah daerah dimana suhu secara cepat meningkat.
 
4. 304: Sinar ini dipancarkan dari kromosfer dan daerah transisi.
 
5. 171: Panjang gelombang ini memperlihatkan atmosfer matahari atau korona, saat mereka diam. Panjang gelombang ini juga memperlihatkan lengkungan magnetik raksasa yang dikenal sebagai lingkaran korona.
 
6. 193: Memperlihatkan daerah yang sedikit lebih panas di korona, dan juga material lidah api yang lebih panas.
 
7. 211: Panjang gelombang ini memperlihatkan daerah aktif yang bermagnet dan panas di korona
 
8. 335: Panjang gelombang juga menunjukkan daerah aktif yang bermagnet dan panas di korona.
 
9. 94: Panjang gelombang ini menandai daerah di korona saat terjadi lidah api.
 
10. 131: Material terpanas di lidah api.